Kami Ada, Kami Melihat, Kami Mendengar, Kami Merasakan, Kami tidak Tinggal Diam dan Kami Melawan Berbagai Bentuk Kekerasan yang Dialami Perempuan di Tanah Papua.
Kami Ada, Kami Melihat, Kami Mendengar, Kami Merasakan, Kami tidak Tinggal Diam dan Kami Melawan Berbagai Bentuk Kekerasan yang Dialami Perempuan di Tanah Papua.
Pendidikan di Tanah Papua sudah dimulai sejak akhir 1800-an oleh para misionaris. Tetapi pendidikan formal atau modern di Tanah Papua di mulai oleh Zending pada 25 Oktober 1925. Saat itu sekolah guru dibuka di Teluk Wondama, tepatnya di Kampung Miei, Distrik Wasior...
Masa depan hutan dan masyarakat adat Papua ada di tangan anak muda. Melalui program pendampingan di tiga wilayah utama yakni Pegunungan Arfak, Sorong Selatan, dan Raja Ampat Bentara Papua berkomitmen membangun kapasitas generasi muda agar menjadi pelopor pelindung...
“Pelatihan ini sebagai wadah teman-teman meningkatkan kapasitas, yang kedua itu teman-teman dapat menulis secara cerdas, yang ketiga sebagai bentuk mengadvokasi persoalan-persoalan Perempuan. Jadi waktu menulis itu bukan hanya katanya-katanya, tetapi tahu sumbernya dari mana, data yang disampaikan itu benar-benar fakta,” kata Beatrix Gebze.
Komnas HAM bertemu dengan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) sebagai pertemuan resmi kelembagaan dengan tujuan untuk membangun koordinasi di antara kedua institusi. Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro hadir...
Isu perempuan belum menjadi prioritas program dari para kandidat Pilkada 2024 di Papua. Para kandidat gubernur, wali kota dan bupati lebih mengusung isu-isu politik tradisional. Jumlah pemilih perempuan yang besar, tidak menjadikan perempuan sebagai kantong suara...
Sejak kuliah Usilina Epa (38), telah bermimpi memiliki sebuah rumah makan yang menjual makanan autentik Papua. Mimpi memperkenalkan kembali resep makanan autentik Papua seiring hilangnya makanan asli Papua dari warung hingga restaurant hotel Bintang 5 di Papua. Sedang...
Kami Ada, Kami Melihat, Kami Mendengar, Kami Merasakan, Kami tidak Tinggal Diam dan Kami Melawan Berbagai Bentuk Kekerasan yang Dialami Perempuan di Tanah Papua.
Pendidikan di Tanah Papua sudah dimulai sejak akhir 1800-an oleh para misionaris. Tetapi pendidikan formal atau modern di Tanah Papua di mulai oleh Zending pada 25 Oktober 1925. Saat itu sekolah guru dibuka di Teluk Wondama, tepatnya di Kampung Miei, Distrik Wasior...
Masa depan hutan dan masyarakat adat Papua ada di tangan anak muda. Melalui program pendampingan di tiga wilayah utama yakni Pegunungan Arfak, Sorong Selatan, dan Raja Ampat Bentara Papua berkomitmen membangun kapasitas generasi muda agar menjadi pelopor pelindung...
Hai, Sobat Puan yang pemberani yang masih punya hati! Hari ini,Sa ingin menantang kamorang untuk duduk sebentar. Bukan sekadar membaca, tapi merasakan. Karena ada yang terasa ganjil, getir, dan sudah terlalu lama tong diamkan: perempuan muda yang hamil, lalu diusir...
“Pelatihan ini sebagai wadah teman-teman meningkatkan kapasitas, yang kedua itu teman-teman dapat menulis secara cerdas, yang ketiga sebagai bentuk mengadvokasi persoalan-persoalan Perempuan. Jadi waktu menulis itu bukan hanya katanya-katanya, tetapi tahu sumbernya dari mana, data yang disampaikan itu benar-benar fakta,” kata Beatrix Gebze.
Ikatan Malind Iwag (IMI) Kabupaten Merauke mengadakan pengobatan gratis dan pemberian makanan tambahan untuk anak-anak Balita di Kampung Payum, Rabu 9 April 2025. "Kegiatan ini adalah salah satu program kerja dari organisasi Malind Iwag dari bidang kerohanian dan...
Komnas HAM bertemu dengan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) sebagai pertemuan resmi kelembagaan dengan tujuan untuk membangun koordinasi di antara kedua institusi. Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro hadir...
Isu perempuan belum menjadi prioritas program dari para kandidat Pilkada 2024 di Papua. Para kandidat gubernur, wali kota dan bupati lebih mengusung isu-isu politik tradisional. Jumlah pemilih perempuan yang besar, tidak menjadikan perempuan sebagai kantong suara...
Sejak kuliah Usilina Epa (38), telah bermimpi memiliki sebuah rumah makan yang menjual makanan autentik Papua. Mimpi memperkenalkan kembali resep makanan autentik Papua seiring hilangnya makanan asli Papua dari warung hingga restaurant hotel Bintang 5 di Papua. Sedang...
Solidaritas Perempuan Pembela HAM di Tanah Papua melakukan aksi bersama memperingati Hari Perempuan Internasional 8 Maret 2025 di Abepura, Jayapura, West Papua. foto 1 foto: 2 Foto: 3 Foto: 4
Hai, Sobat Puan yang pemberani yang masih punya hati! Hari ini,Sa ingin menantang kamorang untuk duduk sebentar. Bukan sekadar membaca, tapi merasakan. Karena ada yang terasa ganjil, getir, dan sudah terlalu lama tong diamkan: perempuan muda yang hamil, lalu diusir...